Putrawayka.com – 08 Juli 2026 | Marc cucurella optimistis Spanyol mampu menjadi juara Piala Dunia 2026 berkat rekor lima clean sheet beruntun jelang duel perempat final melawan Belgia. Spanyol melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Portugal 1-0 di Dallas Stadium. Lini pertahanan Spanyol tampil impresif dengan mencatatkan lima rekor nirbobol beruntun sepanjang turnamen tersebut berlangsung.
Spanyol akan menghadapi Belgia di Los Angeles pada Sabtu, 11 Juli 2026 untuk memperebutkan tiket semifinal. Bintang Timnas Spanyol, Marc cucurella, menegaskan bahwa timnya memiliki modal kuat untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Keyakinan itu didasari catatan impresif La Furia Roja yang menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan hingga babak perempat final.
Spanyol memastikan tiket ke delapan besar setelah menaklukkan Portugal 1-0 berkat gol dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir. Kemenangan di Dallas Stadium itu sekaligus memperpanjang rekor clean sheet Spanyol menjadi lima pertandingan beruntun sepanjang turnamen. Cucurella menilai pertahanan yang kokoh merupakan fondasi utama bagi tim yang ingin menjadi juara dunia.
Baca Juga
"Tim-tim besar dan calon juara adalah mereka yang bertahan dengan sangat baik. Itulah yang sedang kami bangun," ujar Marc cucurella, dikutip dari laman resmi FIFA. Kolektivitas Jadi Kunci Pertahanan Spanyol Bek kiri berusia 28 tahun itu menegaskan keberhasilan menjaga gawang tetap nirbobol bukan hanya hasil kerja lini belakang, melainkan seluruh tim.
Menurut cucurella, sistem pressing yang disiplin, kemampuan menutup jalur umpan, dan komunikasi antarpemain menjadi kunci kokohnya pertahanan Spanyol. "Bukan hanya bek dan penjaga gawang, tetapi seluruh tim: bagaimana kami menekan, menutup jalur umpan, dan berkomunikasi," tambahnya.
Di perempat final, La Furia Roja ditantang oleh Belgia, yang baru menyingkirkan salah satu tuan rumah, yaitu AS, dengan skor 4-1. Laga ini dihelat di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat (AS), Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB. Ini merupakan perempat final pertama Spanyol setelah menjadi juara dunia 16 tahun lalu, dengan pada 2014 mereka gagal melewati babak grup, serta pada 2018 dan 2022 digagalkan Rusia dan Maroko lewat babak adu penalti di 16 besar.
Menurut Rodri, kembalinya Spanyol menembus babak perempat final adalah karena kedewasaan yang mereka tunjukkan. "Saya rasa kedewasaan yang ditunjukkan tim hari ini benar-benar luar biasa. Kami mampu membaca jalannya pertandingan dengan sangat baik. Kami terus menguras energi lawan sampai akhirnya menemukan celah. Memang peluang kami tidak banyak, tetapi kami berhasil memanfaatkannya, dan sekali lagi Mikel Merino tampil menentukan," kata Rodri.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Spanyol memiliki peluang yang sangat baik untuk menjadi juara Piala Dunia 2026 dengan pertahanan yang kokoh dan kolektivitas yang solid. Dengan cucurella sebagai salah satu pemain kunci, Spanyol siap menghadapi tantangan berat di perempat final melawan Belgia.




