Skandal Cinta Segitiga Hingga Blunder FIFA: Drama di Balik Kemenangan Belgia atas AS di Piala Dunia 2026, Courtois Buka Suara!

Author Image

Terbit

9 Juli 2026, 05:15 WIB

Skandal Cinta Segitiga Hingga Blunder FIFA: Drama di Balik Kemenangan Belgia atas AS di Piala Dunia 2026, Courtois Buka Suara!
Skandal Cinta Segitiga Hingga Blunder FIFA: Drama di Balik Kemenangan Belgia atas AS di Piala Dunia 2026, Courtois Buka Suara!

Putrawayka.com – 09 Juli 2026 | Kemenangan telak Belgia 4-1 atas Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan performa gemilang di lapangan, tetapi juga diwarnai berbagai drama di luar pertandingan. Salah satu sosok yang paling disorot adalah kiper andalan Belgia, Thibaut Courtois, yang memberikan komentar pedas usai laga dan juga terlibat dalam kontroversi keputusan FIFA terkait penangguhan kartu merah Folarin Balogun.

Situasi menjadi panas ketika FIFA mengumumkan penangguhan sanksi kartu merah yang diterima Folarin Balogun saat Amerika Serikat melawan Bosnia-Herzegovina. Keputusan ini menimbulkan kemarahan dan rasa tidak hormat bagi timnas Belgia, yang merasa dicurangi sebelum pertandingan dimulai. Pelatih AS, Mauricio Pochettino, membela keputusannya, menyebut kartu merah Balogun sebelumnya tidak adil. Namun, pihak Belgia, termasuk manajer Rudi Garcia, menyuarakan ketidakpuasan mereka, bahkan membandingkan keputusan FIFA dengan lelucon April Mop.

Keadaan semakin rumit ketika terungkap bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta tinjauan atas hukuman Balogun. Intervensi politik ini semakin memperuncing kontroversi dan menimbulkan dugaan adanya pengaruh politik dalam keputusan badan sepak bola dunia. Kiper Belgia, Thibaut Courtois, secara terbuka menyatakan timnya merasa ‘tidak dihormati’ oleh situasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa timnya menggunakan rasa tidak hormat itu sebagai motivasi tambahan untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan.

Di tengah sorotan performa di lapangan dan kontroversi keputusan FIFA, kehidupan pribadi Thibaut Courtois juga tak luput dari perhatian. Sang istri, Mishel Gerzig, seorang model ternama asal Israel, sempat viral karena mengunggah foto-foto liburan di Los Angeles dengan mengenakan bikini berwarna biru yang mengingatkan pada warna bendera Amerika Serikat. Momen ini terjadi hanya beberapa hari sebelum suaminya berhadapan dengan timnas AS, memicu berbagai spekulasi dan komentar dari penggemar di media sosial.

Lebih jauh lagi, setelah pertandingan, Thibaut Courtois kembali menjadi pusat perhatian dengan pernyataannya yang membandingkan kekuatan Amerika Serikat dengan Senegal, lawan Belgia di fase grup. Courtois secara terang-terangan mengatakan bahwa ia merasa lebih yakin bisa mengalahkan AS dibandingkan Senegal, karena menurutnya Senegal adalah tim yang lebih kuat. Pernyataan ini sontak menimbulkan perdebatan, mengingat AS tersingkir dengan skor telak 4-1 dari Belgia.

Kisah Courtois tidak hanya sebatas di Piala Dunia 2026. Hubungannya dengan rekan setimnya di timnas Belgia, Kevin De Bruyne, dikabarkan retak sejak tahun 2012 akibat skandal cinta segitiga yang melibatkan mantan kekasih De Bruyne. Meskipun hubungan personal mereka renggang, keduanya tetap mampu menjaga profesionalisme di lapangan hijau, membela timnas Belgia dalam berbagai turnamen besar.

Kemenangan Belgia atas Amerika Serikat ini menjadi bukti bahwa tim ‘Setan Merah’ masih memiliki taji di kancah internasional. Namun, drama di luar lapangan, mulai dari intervensi politik, kontroversi keputusan FIFA, hingga komentar pedas dari pemain bintangnya, menambah warna tersendiri pada perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Kini, Belgia bersiap menghadapi tantangan berikutnya di perempat final melawan Spanyol, sementara Amerika Serikat harus menelan pil pahit kekalahan dan evaluasi mendalam.

Related Post

Terbaru