Putrawayka.com – 10 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 menjadi saksi bisu perpisahan sejumlah legenda sepak bola dunia. Momen emosional mewarnai akhir perjalanan karir mereka di turnamen akbar empat tahunan ini, menandai berakhirnya sebuah era bagi Cristiano Ronaldo, Neymar, Manuel Neuer, dan ikon Meksiko, Guillermo Ochoa.
Piala Dunia tahun ini telah dipenuhi kejutan dan pertandingan menegangkan. Namun, di balik gegap gempita persaingan, terselip momen-momen perpisahan yang menyentuh hati bagi para pemain yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi dunia sepak bola. Cristiano Ronaldo, Neymar, Riyad Mahrez, Manuel Neuer, dan tentu saja Guillermo Ochoa, adalah beberapa nama besar yang kemungkinan besar telah memainkan pertandingan terakhir mereka di panggung Piala Dunia.
Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 berakhir ketika Portugal tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 1-0 dari Spanyol. Gol tunggal Mikel Merino di menit akhir menjadi penentu. Bagi Ronaldo, ini adalah penampilan keenamnya di Piala Dunia, sebuah rekor yang hanya disamai oleh Lionel Messi. Dengan 27 penampilan dan 11 gol, Ronaldo telah mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Meski belum pernah meraih gelar juara dunia, Ronaldo menyatakan tidak memiliki penyesalan, “Saya telah memberikan segalanya. Saya telah memenangkan tiga gelar bersama Portugal,” ujarnya, menyamakan pencapaian itu dengan kemenangan Euro 2016.
Baca Juga
Neymar Jr. juga mengakhiri era Piala Dunianya. Bintang Brasil ini memainkan pertandingan terakhirnya saat Selecao kalah 2-1 dari Norwegia. Momen ini terjadi di stadion yang sama di New York/New Jersey, tempat Neymar melakoni debut internasionalnya pada tahun 2010. Meskipun bermain dengan cedera betis yang mengganggu sepanjang turnamen, Neymar berhasil mencetak satu-satunya gol Brasil dari titik penalti. Ia meninggalkan turnamen sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 80 gol, melampaui legenda Pele.
Di sisi lain benua, Riyad Mahrez harus menerima kenyataan pahit ketika Aljazair tersingkir di babak 32 besar usai kalah 2-0 dari Swiss. Mahrez, yang kini berusia 35 tahun, menyatakan bahwa pertandingan tersebut adalah laga terakhirnya untuk Aljazair, membuka jalan bagi generasi penerus. Ia menutup karir internasionalnya dengan 119 caps dan 40 gol, termasuk peran krusial dalam kemenangan Aljazair di Piala Afrika 2019.
Sementara itu, Manuel Neuer, kiper legendaris Jerman, juga memainkan turnamen terakhirnya. Meski Jerman tersingkir di babak 32 besar melalui adu penalti melawan Paraguay, Neuer, yang kini berusia 40 tahun, tidak menyesali keputusannya untuk kembali bermain demi mendukung tim. Ia merasa telah memberikan kontribusi terbaiknya.
Namun, momen paling emosional mungkin datang dari kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa. Di usianya yang ke-40 tahun, Ochoa adalah salah satu pemain tertua di turnamen ini. Kekalahan Meksiko 3-2 dari Inggris di babak 16 besar menjadi penutup karir internasionalnya. Dengan berlinang air mata, Ochoa mencium tiang gawang dan memberikan hormat kepada para penggemar sebelum meninggalkan lapangan. “Saya telah memberikan segalanya dan bangga dengan pengalaman saya di Piala Dunia,” ucapnya. Ochoa, yang telah lama mengisyaratkan pensiun dari timnas setelah turnamen ini, mengakhiri karir gemilangnya dengan 153 caps internasional dan 12 penampilan di Piala Dunia. Ia telah menjadi ikon bagi sepak bola Meksiko selama bertahun-tahun, bermain untuk klub seperti Club America, AC Ajaccio, Malaga, dan Salernitana.
Perpisahan para bintang ini menandai akhir dari sebuah era yang penuh dengan talenta luar biasa dan momen-momen tak terlupakan. Meskipun mereka tidak lagi bermain di panggung Piala Dunia, warisan mereka akan terus menginspirasi generasi mendatang para pesepakbola di seluruh dunia. Piala Dunia 2026 terus berlanjut, namun kenangan akan para legenda yang mengucapkan selamat tinggal akan selamanya terukir dalam sejarah sepak bola.




