Putrawayka.com – 10 Juli 2026 | Hendrar Prihadi, mantan Wali Kota Semarang, membantah kabar bahwa dirinya akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia memastikan statusnya masih sebagai kader PDIP dan tetap mempunyai kartu tanda anggota partai (KTA). Hendrar Prihadi atau Hendi menjelaskan bahwa isu tersebut tidak benar karena saat ini dirinya lebih memilih berkonsentrasi mengembangkan usaha.
Menurut Hendi, isu perpindahan ke PSI tidak benar karena saat ini dirinya lebih memilih fokus pada dunia usaha. Ia menegaskan dirinya belum ingin kembali berkecimpung dalam aktivitas politik.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto, meminta jurnalis untuk menunggu rilis berita sesuai versi partai berlambang banteng itu terkait penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang merupakan kadernya. Namun, hingga saat ini rilis yang dijanjikan tersebut tak kunjung terbit.
Baca Juga
Dalam kasus lain, Hendrar Prihadi dikabarkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kota Solo, Jawa Tengah. Dari kabar pertemuan itu, muncul isu Hendi akan merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, Hendi membantah kabar tersebut dan mengaku masih fokus pada dunia usaha.
Politisi PSI, Muhammad Farchan, menyebut Hendrar Prihadi punya peluang besar masuk ke gerbang partai pimpinan Kaesang Pangarep bin Jokowi. Ia menambahkan bahwa perpindahan kader antarpartai adalah hal yang lumrah dalam perpolitikan Indonesia.
Hendrar Prihadi sendiri masih fokus pada usaha dan belum berminat untuk kembali ke dunia politik. Ia menegaskan bahwa statusnya masih sebagai kader PDIP dan tetap mempunyai KTA PDIP.
Kesimpulan dari berita ini adalah Hendrar Prihadi membantah kabar bahwa dirinya akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan masih fokus pada dunia usaha. Ia juga menegaskan statusnya masih sebagai kader PDIP dan tetap mempunyai KTA PDIP.