Putrawayka.com – 05 Juli 2026 | Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tak bisa menyembunyikan rasa kehilangan mendalam setelah salah satu talenta muda terbaik mereka, Ayyoub Bouaddi, memilih untuk membela Tim Nasional Maroko. Keputusan Bouaddi ini terbukti tepat, pasalnya pemain berusia 18 tahun itu menjelma menjadi salah satu gelandang paling bersinar di Piala Dunia 2026, membuktikan dirinya sebagai motor serangan Maroko yang tangguh.
Sebelumnya, Ayyoub Bouaddi merupakan bagian dari rencana jangka panjang Didier Deschamps di Timnas Prancis. Ia telah membela Prancis di berbagai kelompok umur. Namun, persaingan ketat di lini tengah skuad senior Les Bleus membuat federasi tidak dapat menjamin posisi utama bagi Bouaddi. Situasi ini dimanfaatkan oleh Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) yang secara intensif melakukan pendekatan dan menawarkan peran krusial dalam proyek jangka panjang tim nasional.
Direktur Teknik FFF, Hubert Fournier, mengakui bahwa kepergian Bouaddi merupakan kehilangan besar. “Bouaddi adalah talenta yang telah kami pantau selama bertahun-tahun. Di kelompok usianya, kami tahu dia adalah pemain yang unik. Ini merupakan kehilangan besar bagi federasi kami, tetapi itu adalah pilihannya,” ujar Fournier kepada The Athletic, seperti dikutip BEIN Sport. Fournier menambahkan bahwa Bouaddi sebenarnya sudah masuk dalam radar Deschamps, namun tawaran dan jaminan peran penting dari Maroko memberikan jalan karier yang lebih jelas bagi sang pemain muda.
Baca Juga
Di Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Utara, Ayyoub Bouaddi tampil konsisten dan matang di lini tengah Maroko. Teknik individu mumpuni, visi bermain yang luas, dan ketenangan dalam menguasai bola menjadikannya sorotan utama. Ia bahkan mampu mengimbangi permainan gelandang-gelandang berpengalaman dari tim besar seperti Brasil, termasuk duo Casemiro dan Bruno Guimaraes, yang membuat namanya masuk dalam daftar wonderkid paling bersinar di turnamen tersebut.
Penampilan impresif Bouaddi di panggung internasional tidak luput dari pantauan klub-klub raksasa Eropa. Manchester United dikabarkan menjadi salah satu tim Liga Inggris yang serius meminati jasanya. Minat United terhadap pemain berusia 18 tahun ini semakin menguat setelah melihat performanya yang gemilang di Piala Dunia 2026. Sky Sports melaporkan bahwa pemantauan awal terhadap Bouaddi kini telah berlanjut dengan intensifikasi dari klub Old Trafford.
Selain Manchester United, klub-klub top Eropa lainnya seperti Manchester City, Arsenal, Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain juga dikabarkan turut memantau perkembangan Ayyoub Bouaddi. Kualitasnya yang telah teruji menghadapi pemain-pemain top dunia di Piala Dunia 2026, serta rekam jejaknya di klub Lille, membuat para pemandu bakat dari klub-klub elite tersebut terpikat. Mantan pemain timnas Maroko, Hassan Kachloul, memuji kepribadian Bouaddi di lapangan. “Terhadap pemain seperti Casemiro, Lucas Paqueta, dan Bruno Guimaraes, dia tidak hanya menunjukkan kualitas, tetapi juga kepribadian – semacam kesombongan positif. Dia memiliki kepercayaan diri, aura yang hebat, dan kehadiran yang kuat di lapangan. Dia berkembang di lingkungan seperti itu,” ujar Kachloul.
Kepindahan kewarganegaraan sepak bola Ayyoub Bouaddi dari Prancis ke Maroko pada Mei lalu, terbukti menjadi langkah strategis. Ia langsung memberikan dampak instan bagi timnas Maroko, membawa mereka melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Performa konsistennya saat menghadapi tim-tim kuat seperti Brasil, Skotlandia, dan Belanda menjadi bukti nyata kualitasnya. kini, Prancis harus merelakan salah satu aset berharga mereka, sementara Maroko berhak menikmati hasil dari keberhasilan mereka mengamankan calon bintang sepak bola dunia masa depan.




