Putrawayka.com – 03 Juli 2026 | Aston Villa banding ke CAS usai FIFA tolak registrasi wonderkid Brian Madjo. Pihak Aston Villa telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait keputusan FIFA yang menghalangi The Villans mendaftarkan penyerang barunya berusia 17 tahun, Brian Madjo.
Brian Madjo, yang dibeli Aston Villa pada Januari lalu dengan biaya sebesar EUR 12 juta, tidak dapat memainkan pertandingan karena FIFA menghalangi pendaftaran Madjo karena aturan transfer yang membatasi kepindahan internasional bagi pemain yang berusia di bawah 18 tahun.
Menurut laporan ESPN, Villa telah merogoh kocek sebesar EUR 12 juta pada Januari lalu untuk membeli kontrak Brian Madjo dari klub Liga 2 Prancis, FC Metz. Sayangnya, tim asal Birmingham ini belum bisa memainkannya dalam pertandingan.
Baca Juga
Baca Juga: Aston Villa Sambangi Jakarta 1 Agustus, Hadapi Indonesia All Stars di SUGBK
Pihak Pengadilan Arbitrase Olahraga ( CAS ) menyatakan bahwa sidang banding Villa telah berlangsung sesuai jadwal, namun tidak memberikan perkiraan tanggal kapan putusan akan dikeluarkan.
Akibat dari masalah ini, membuat pemain bernama lengkap Brian Djomeni Madjo itu terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif pada Desember, saat membela Metz sebelum terdegradasi dari Liga 1 Prancis musim lalu.
Bahkan pemain yang lahir di London ini sempat mendapat kesempatan unjuk gigi bersama tim senior Luksemburg dalam tiga pertandingan persahabatan pada tahun 2025 lalu, sebelum kemudian beralih membela Inggris di tingkat U-17.
Sementara itu, FIFA memberikan pengecualian bagi pemain di bawah umur untuk melakukan transfer, termasuk jika pemain berusia 16 atau 17 tahun pindah “di sekitar wilayah Uni Eropa.”
Baca Juga: Aston Villa Enggan Aktifkan Opsi Pembelian, Douglas Luiz Dipastikan Kembali ke Juventus
Yang membuat rumit dari kasus ini, bahwa FIFA memberikan pengecualian bagi pemain di bawah umur untuk melakukan transfer, termasuk jika pemain berusia 16 atau 17 tahun pindah “di sekitar wilayah Uni Eropa.”.
Permasalahan ini membuat Aston Villa harus mengajukan banding ke CAS untuk menyelesaikan kasus ini.




