Raksasa Eropa Gas Pol ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Oyarzabal Cetak Brace, Nasib Rodri Disorot!

Author Image

Terbit

3 Juli 2026, 05:21 WIB

Raksasa Eropa Gas Pol ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Oyarzabal Cetak Brace, Nasib Rodri Disorot!
Raksasa Eropa Gas Pol ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Oyarzabal Cetak Brace, Nasib Rodri Disorot!

Putrawayka.com – 03 Juli 2026 | Spanyol tampil perkasa dan mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria dengan skor telak 3-0 di SoFi Stadium, California, Kamis (02/07/2026). Kemenangan ini menegaskan status La Roja sebagai salah satu kandidat juara terkuat di turnamen kali ini.

Sejak awal pertandingan, Spanyol menunjukkan dominasinya. Permainan operan cepat dan pergerakan dinamis skuad asuhan Luis de la Fuente membuat pertahanan Austria kewalahan. Meski sempat ada gol yang dianulir karena pelanggaran Marc Cucurella terhadap kiper Austria, Alexander Schlager, Spanyol tak mengendurkan serangan.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol. Gol pembuka tercipta di menit ke-36 setelah memanfaatkan celah di pertahanan Austria. Memasuki babak kedua, Austria sempat mencoba bangkit dengan melakukan pergantian pemain, namun upaya mereka sia-sia menghadapi solidnya lini tengah Spanyol yang dikomandoi oleh Rodri. Keunggulan Spanyol digandakan oleh sundulan Pedro Porro di menit ke-66, berkat umpan matang dari Álex Baena. Pesta gol Spanyol ditutup oleh Oyarzabal yang kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit-menit akhir pertandingan, sekaligus mengukuhkan kemenangan 3-0.

Performa Spanyol di Piala Dunia 2026 sejauh ini sangat impresif, terutama dari sisi pertahanan. Tim Matador belum sekalipun kebobolan dalam tiga pertandingan yang telah dilakoni, termasuk kemenangan atas Arab Saudi dan Uruguay di fase grup, serta hasil imbang melawan debutan Cape Verde. Soliditas lini belakang ini, ditambah dengan kekuatan lini tengah yang diisi oleh pemain seperti Rodri dan Pedri, menjadi fondasi yang kuat bagi Spanyol untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.

Mikel Oyarzabal mencetak sejarah sebagai pemain Spanyol pertama yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia sejak Andres Iniesta pada final 2010. Keberhasilan Spanyol ini juga menjadi sorotan tersendiri mengingat performa mereka di awal grup sempat menuai keraguan. Namun, mereka berhasil bangkit dan menunjukkan kapasitasnya sebagai tim besar.

Di sisi lain, Austria yang dilatih oleh Ralf Rangnick, tampak kesulitan menemukan identitas permainan mereka. Meskipun Rangnick telah berusaha merevitalisasi tim, penampilan mereka di laga ini dinilai mengecewakan dan minim ancaman berarti bagi gawang Spanyol. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal menjadi salah satu daya tarik Spanyol di turnamen ini, namun kekuatan kolektif dan kedalaman skuad, termasuk peran krusial Rodri di lini tengah, menjadi kunci utama kesuksesan mereka.

Menariknya, dalam konteks transfer pemain, nama Rodri juga sempat disinggung terkait potensi Manchester City yang dikabarkan sedang mengincar gelandang muda Inggris, Elliot Anderson, sebagai penerus jangka panjangnya. Anderson yang tampil impresif di Piala Dunia 2026 ini, disebut-sebut memiliki gaya bermain yang mirip dengan Rodri, meskipun Rodri sendiri masih menjadi tulang punggung lini tengah Spanyol di turnamen ini.

Dengan performa meyakinkan dan status belum terkalahkan serta tanpa kebobolan, Spanyol semakin memantapkan diri sebagai salah satu favorit kuat juara Piala Dunia 2026. Langkah mereka di babak 16 besar diprediksi akan semakin mulus jika mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan saat melawan Austria.

Related Post

Terbaru