Pemadaman Bergilir di Kalimantan: PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan

Pemadaman Bergilir di Kalimantan: PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan
Pemadaman Bergilir di Kalimantan: PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan

Putrawayka.com – 09 Juli 2026 | Pemadaman bergilir yang terjadi di beberapa wilayah di Kalimantan telah menjadi perhatian serius bagi PT PLN (Persero) dan pemerintah setempat. PLN saat ini tengah mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan. Langkah ini diambil sebagai respons atas gangguan teknis pada salah satu unit pembangkit yang menyebabkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah.

Fokus utama perbaikan saat ini tertuju pada komponen vital di unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) swasta berskala besar yang mengalami kendala. Dalam proses ini, PLN memastikan setiap tahapan perbaikan dilakukan dengan standar ketat, dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan kerja serta keandalan sistem.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Annisa Nabiha, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan progres perbaikan secara mendetail di lapangan. "Berdasarkan perkembangan pekerjaan saat ini, kami menargetkan proses perbaikan, pengujian, hingga pemulihan sistem secara menyeluruh dapat rampung pada 12 Juli 2026," ungkap Annisa.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, telah memperoleh penjelasan resmi terkait penyebab gangguan kelistrikan yang terjadi. Gangguan pasokan listrik dipastikan berasal dari kendala teknis pada salah satu pembangkit besar yang berada dalam sistem interkoneksi Kalimantan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya kemampuan sistem dalam menyalurkan daya sehingga diperlukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir di beberapa daerah, termasuk Kota Banjarbaru.

Pemadaman listrik bergilir juga telah mempengaruhi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Mereka mengeluhkan penurunan omzet penjualan yang cukup drastis akibat pemadaman listrik yang tidak menentu. Lilis, salah seorang pedagang minuman dingin di Banjarbaru, mengeluhkan usahanya yang kerap kali menjadi korban terdampak dari jadwal pemadaman listrik berkala tersebut.

PLN ULP Pangkalan Bun menargetkan kondisi kelistrikan kembali normal sepenuhnya pada akhir September 2026, seiring proses pemulihan pembangkit di sistem interkoneksi Kalimantan. Manajer PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun, Agung Darmawan, mengatakan gangguan yang terjadi saat ini bersumber dari pembangkit PLTGU pada sistem interkoneksi Kalimantan.

Kesimpulan dari pemadaman bergilir di Kalimantan adalah bahwa PLN dan pemerintah setempat harus bekerja sama untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan. Pemadaman bergilir telah mempengaruhi banyak pihak, termasuk para pelaku UMKM, dan harus diatasi secepat mungkin untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Related Post

Terbaru